Jurnalsidik.id, ANAMBAS – Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua Pimpinan Ranting (PR) Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kecamatan Jemaja, Zamri, bersama Kapolsek Jemaja dan tokoh agama setempat menggelar pertemuan santai di salah satu warung kopi di Kecamatan Jemaja, Kamis (25/6/2026).
Suasana penuh keakraban terlihat dalam pertemuan tersebut. Sambil menyeruput kopi, mereka berdiskusi mengenai berbagai hal, khususnya terkait perkembangan dan kondisi nelayan di Kecamatan Jemaja.
Zamri mengatakan, ngopi bareng tersebut bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara pengurus HNSI Jemaja dengan unsur Forkopimcam serta tokoh masyarakat dan tokoh agama di wilayah Kecamatan Jemaja.
”Kami duduk bersama sambil ngopi dan berbincang ringan dengan Kapolsek Jemaja mengenai kondisi nelayan di Kecamatan Jemaja. Semoga para nelayan dapat terus menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman dan lancar,” ujar Zamri.
Selain itu, HNSI Jemaja juga mengajak seluruh instansi terkait untuk terus menjalin kerja sama dan memperkuat sinergi dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan.
Menurut Zamri, kolaborasi antara organisasi nelayan, pemerintah, aparat keamanan, serta tokoh masyarakat sangat diperlukan untuk menghadapi berbagai tantangan yang dihadapi nelayan, terutama saat kondisi cuaca kurang bersahabat.
Ia juga mengingatkan para nelayan agar lebih waspada karena saat ini wilayah perairan Jemaja mulai memasuki musim angin selatan yang berpotensi menimbulkan gelombang tinggi dan cuaca ekstrem.
”Nelayan harus selalu menyiapkan perlengkapan keselamatan sebelum melaut, seperti radio komunikasi, baju pelampung, dan peralatan pendukung lainnya yang dianggap perlu. Hal ini penting untuk menjaga keselamatan saat mencari rezeki di laut,” tegasnya.
Zamri berharap seluruh nelayan di Kecamatan Jemaja senantiasa mengutamakan keselamatan kerja serta memperhatikan informasi cuaca sebelum beraktivitas di laut, sehingga kegiatan penangkapan ikan dapat berjalan dengan aman dan produktif. (BG)

