Rabu, Agustus 19, 2026
HomeBerita KepriBerita AnambasMediasi di Polsek Jemaja Berujung Damai, Pelaku Pemukulan Pemain Impol Minta Maaf

Mediasi di Polsek Jemaja Berujung Damai, Pelaku Pemukulan Pemain Impol Minta Maaf

Jurnalsidik.id, ANAMBAS – Dugaan pemukulan terhadap salah seorang pemain sepak bola Desa Impol oleh penonton saat pertandingan sepak bola dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026, akhirnya dimediasi di Kepolisian Sektor (Polsek) Jemaja.

‎Mediasi tersebut berlangsung di Mapolsek Jemaja, Minggu (9/8/2026) malam sekitar pukul 19.00 WIB. Pertemuan dilakukan antara pihak pelaku dan korban dengan disaksikan sejumlah pihak terkait.

‎Sejumlah pihak hadir dalam mediasi tersebut, di antaranya Kanit Reskrim Polsek Jemaja Ipda Candra Alexsander Sirait, Kanit Intel Polsek Jemaja Ipda Rizki Pratama, Kanit Binmas Polsek Jemaja Aipda Yohndrialis Siregar, Bhabinkamtibmas Desa Impol dan Desa Sungak Briptu Bayu Saputra, Camat Jemaja, koordinator panitia penyelenggara, Kepala Desa Impol, Ketua BPD Desa Impol, Kepala Desa Landak, korban, pelaku, manajer Tim Sepak Bola Desa Impol, kapten tim, orang tua Pelaku, serta sejumlah perwakilan masyarakat lainnya.

‎Dalam mediasi, pihak pelaku menyampaikan permintaan maaf kepada korban dan seluruh masyarakat Desa Impol atas tindakan yang telah dilakukan.

‎Pelaku juga membuat pernyataan dan kesepakatan untuk tidak mengulangi perbuatan serupa di kemudian hari. Selain itu, pelaku menyatakan bertanggung jawab terhadap biaya pengobatan korban akibat dugaan pemukulan tersebut.

‎Sementara itu, orang tua pelaku turut menunjukkan itikad baik dengan memberikan bantuan biaya pengobatan kepada korban sebesar Rp500 ribu.

‎Bantuan tersebut diterima korban dengan lapang dada. Korban menyampaikan bahwa berapa pun bantuan yang diberikan oleh orang tua pelaku untuk biaya pengobatan di rumah sakit akan diterimanya dengan ikhlas.

‎“Berapapun yang diberikan oleh ibuk untuk bantuan biaya perobatan di rumah sakit, saya terima dengan ikhlas, dan saya tidak mau juga membebankan pihak ibuk,” ujar korban dalam mediasi tersebut.

‎Di sisi lain, Ketua Koordinator Sepak Bola dalam rangkaian perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-81 di Kecamatan Jemaja, Azuar,S.I.P, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada pihak Polsek Jemaja yang telah membantu memfasilitasi proses mediasi terkait persoalan dugaan pemukulan terhadap salah seorang pemain Tim Sepak Bola Impol.

‎Menurutnya, langkah mediasi yang dilakukan Polsek Jemaja merupakan upaya yang baik dalam membantu menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan, sekaligus menjaga situasi tetap aman dan kondusif selama rangkaian kegiatan sepak bola dalam memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-81 di Kecamatan Jemaja.

‎Mediasi yang difasilitasi di Polsek Jemaja tersebut diharapkan dapat menjadi jalan penyelesaian secara baik serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya selama rangkaian kegiatan sepak bola dalam memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-81 di Kecamatan Jemaja.

‎Dengan adanya permintaan maaf, kesediaan bertanggung jawab terhadap biaya pengobatan, serta kesepakatan untuk tidak mengulangi perbuatan serupa, seluruh pihak diharapkan dapat mengambil hikmah dari kejadian tersebut dan menjaga sportivitas selama pertandingan berlangsung. (BG) 

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments

error: Content is protected !!