Jurnalsisik.id, ANAMBAS – Acara pelepasan dan perpisahan siswa kelas VI SD Negeri 004 Genting Pulur berlangsung meriah dan penuh khidmat. Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang dilanjutkan dengan penampilan tari persembahan dari para siswa.
Suasana semakin khusyuk saat pembacaan doa yang dipimpin oleh siswa kelas V, Rusydi Novriansyah, yang akrab disapa Yayan. Doa tersebut dipanjatkan sebagai ungkapan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan serta harapan agar para siswa kelas VI yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya diberikan kemudahan, kesuksesan, dan keberkahan dalam menuntut ilmu.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan berbagai sambutan, penampilan siswa, serta prosesi pelepasan dan perpisahan yang berlangsung penuh haru dan kebersamaan.
Mewakili Koordinator Wilayah (Korwil) Dinas Pendidikan Kecamatan Jemaja Timur, Garda Putra Megantara di acara Pelepasan dan Perpisahan Siswa/siswi Kelas VI SDN 004 Genting Pulur tahun Pelajaran 2025/2026, Kamis (04/5/2026).
Garda kala itu sempat menyampaikan menyampaikan apresiasi kepada para guru, orang tua, dan seluruh pihak yang telah berperan dalam mendidik siswa hingga menyelesaikan pendidikan di tingkat sekolah dasar.
Dalam sambutannya, Garda mengatakan bahwa enam tahun proses pendidikan yang dijalani para siswa bukanlah waktu yang singkat. Selama kurun waktu tersebut, para guru telah memberikan pembelajaran secara bertahap dan terstruktur, mulai dari pengenalan huruf, angka, hingga berbagai pengetahuan dan keterampilan dasar lainnya.
“Enam tahun mereka dididik, mulai dari kelas I hingga kelas VI. Ini bukan waktu yang singkat, bapak dan ibu sekalian. Selama enam tahun itu dibutuhkan proses yang terstruktur dengan baik. Mulai dari kelas I mereka diajarkan bagaimana cara membaca, mengenal huruf, hingga mengenal angka. Semua itu bukanlah hal yang mudah,” ujar Garda.
Ia berharap para siswa yang telah menamatkan pendidikan dasar dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, mulai dari SMP, SMA hingga perguruan tinggi.
“Insya Allah harapan kita, anak-anak ini kelak dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP, kemudian SLTA, bahkan sampai ke perguruan tinggi. Karena pendidikan merupakan salah satu kunci untuk meraih kesuksesan. Oleh karena itu, hal ini perlu dipersiapkan dan dipikirkan sejak sekarang oleh bapak dan ibu,” katanya.
Garda menegaskan bahwa meskipun para siswa baru saja menyelesaikan pendidikan di tingkat SD, perjalanan pendidikan mereka masih panjang dan memerlukan dukungan penuh dari keluarga.
Menurutnya, pendidikan tidak hanya berlangsung di lingkungan sekolah, tetapi juga harus diperkuat di lingkungan keluarga. Peran orang tua dinilai sangat penting dalam membentuk karakter, kedisiplinan, serta kebiasaan belajar anak.
Pendidikan tidak cukup hanya di bangku sekolah. Sesungguhnya pendidikan itu harus diperkuat dari dalam rumah. Pendidikan yang paling berpengaruh adalah pendidikan yang diberikan oleh orang tua di rumah,” tegasnya.
Ia berharap sinergi antara sekolah dan orang tua dapat terus terjalin dengan baik demi mendukung tumbuh kembang serta keberhasilan anak-anak di masa depan. (BG)



