Jurnalsidik.id, ANAMBAS – Ribuan jemaah memadati Masjid Al Kautsar, Kelurahan Letung, Kecamatan Jemaja, Kabupaten Kepulauan Anambas, untuk mengikuti ceramah agama yang disampaikan oleh Das’ad Latif, Kamis (18/6/2026).
Sejak pagi, jemaah dari berbagai wilayah di Pulau Jemaja mulai berdatangan untuk menghadiri tausiah yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB. Antusiasme masyarakat terlihat dari penuhnya area dalam masjid hingga halaman luar.
Dalam tausiahnya, Ustaz Das’ad Latif menyampaikan pentingnya bersyukur atas segala nikmat yang telah diberikan Allah SWT kepada setiap hamba-Nya. Ia menekankan bahwa nikmat kesehatan, terutama pancaindra yang dimiliki manusia, jauh lebih berharga dibandingkan harta benda.
Untuk menggambarkan hal tersebut, Ustaz Das’ad Latif membandingkan kecanggihan teknologi modern dengan kesempurnaan anggota tubuh manusia ciptaan Allah SWT.
”Mata itu sangat mahal. Meskipun memiliki harta berlimpah dan telepon genggam yang mahal, jika mata tidak dapat melihat, maka semua harta itu tidak ada artinya,” ujarnya di hadapan ribuan jemaah.
Melalui ceramah tersebut, ia mengajak seluruh jemaah untuk senantiasa mensyukuri segala nikmat yang diberikan Allah SWT, terutama nikmat iman dan Islam.
Selain itu, Ustaz Das’ad Latif juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas yang telah mengundangnya untuk mengisi tausiah di wilayah tersebut.
”Alhamdulillah, Bupati telah mengundang saya ke Kepulauan Anambas. Tujuannya adalah untuk menambah keimanan agar masyarakat, khususnya di Pulau Jemaja, semakin memahami makna keimanan,” katanya.
Dalam kesempatan itu, ia juga mengingatkan pentingnya menghadiri majelis ilmu dan rutin mengikuti pengajian agama.
Menurutnya, pemahaman tentang ajaran agama tidak akan bertambah tanpa adanya kemauan untuk mendengarkan ceramah dan menuntut ilmu.
”Kalau tidak mau mendengar ceramah, bagaimana kita bisa memahami agama?” tuturnya.
Selain mengajak masyarakat untuk rutin menghadiri majelis ilmu, Ustaz Das’ad Latif juga mengingatkan para jemaah agar berhati-hati dalam memilih lingkungan pergaulan dan teman.
Menurutnya, teman memiliki pengaruh besar terhadap kualitas keimanan dan perilaku seseorang dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk bergaul dengan orang-orang yang dapat memberikan pengaruh positif serta mengajak kepada kebaikan.
”Carilah teman yang dapat mengingatkan kita kepada Allah, mengajak ke majelis ilmu, dan mendorong untuk berbuat kebaikan. Sebab, lingkungan pergaulan akan sangat menentukan arah kehidupan seseorang,” pesannya.
Ia menegaskan, memilih teman yang baik merupakan salah satu cara menjaga keimanan dan memperkuat akhlak, terutama di tengah berbagai tantangan kehidupan dan perkembangan teknologi saat ini.
Kegiatan tausiah tersebut berlangsung khidmat dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Kehadiran Ustaz Das’ad Latif di Kepulauan Anambas diharapkan dapat menjadi motivasi bagi masyarakat untuk semakin meningkatkan keimanan, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta mengamalkan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari. (BG)

