21.5 C
Indonesia
Rabu, Juni 3, 2026
BerandaBerita KepriBerita AnambasLKKPN Pekanbaru Sosialisasikan Sistem Elektronik Administrasi Pelayanan Terintegrasi Kawasan Konservasi di Pulau...

LKKPN Pekanbaru Sosialisasikan Sistem Elektronik Administrasi Pelayanan Terintegrasi Kawasan Konservasi di Pulau Jemaja

Jurnalsidik.com, Anambas – Dalam rangka penguatan efektifitas Implementasi pelayanan perizinan. Loka Kawasan Konservasi Perairan Nasional (LKKPN) Pekanbaru melakukan sosialisasi Sistem Elektronik Administrasi Pelayanan Terintegrasi Kawasan Konservasi kepada pelaku wisata dan instansi terkait di wilayah Kepulauan Jemaja.

Acara berlangsung khidmat di ruang pertemuan Wisma Miranti, Letung Kecamatan Jemaja Kabupaten Kepulauan Anambas, kegiatan ini berlangsung mulai pukul 08.00 Wib – selesai, Selasa (23/07/2024).

Kepala LKKPN Pekanbaru Rahmat Irfansyah diwakili oleh Gita Endang Palufi selaku penanggung jawab kegiatan menerangkan. Sosialisasi ini untuk memberikan informasi kepada pelaku wisata di kawasan konservasi tentang layanan perizinan dan ketentuan pemanfaatannya yang meliputi aktivitas penelitian, pendidikan dan pariwisata alam perairan di wilayah Anambas.

Gita juga menjelaskan bahwa Sistem Elektronik Administrasi Pelayanan Terintegrasi Kawasan Konservasi (Seapark) merupakan sistem digital, untuk mempermudah pelayanan perizinan bagi masyarakat di kawasan konservasi dalam menerbitkan karcis masuk pariwisata/tanda masuk penelitian dan pendidikan yang wajib dimiliki seseorang ketika ingin melakukan aktivitas di dalam kawasan konservasi.

Sistem Elektronik Administrasi Pelayanan Terintegrasi Kawasan Konservasi (Sea Park) ini bertujuan agar penggiat Konservasi Kawasan Perairan mendapatkan kemudahan dalam melaksanakan aktifitas di kawasan konservasi di Kepulauan Anambas, sehingga salah satunya, kegiatan pariwisata di Kepulauan Anambas terus maju dan berkembang.

“Layanan digital Sea Park ini, dapat diakses secara mandiri, mulai dari memasukkan data wisatawan domestik maupun manca negara yang akan masuk dan berkunjung ke kawasan konservasi. Proses verifikasi hingga proses pembayaran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sudah terintegrasi dalam layanan ini,” Ucap Gita Endang, mewakili Kepala LKKPN Pekanbaru di Letung, Anambas, Selasa (23/07/2024).

Sasaran dari sosialisasi ini adalah para pelaku wisata/pengurus kelompok sadar wisata desa, pengelola hotel, Bandara dan lain-lain. Dijelaskan bahwa, karena aktifitas mereka bersentuhan langsung dengan pariwisata, oleh karena itu para operator pariwisata yang saat ini diundang sebagai peserta sosialisasi.

Lebih lanjut dijelaskan. Kepulauan Anambas saat ini telah dijadikan sebagai kawasan konservasi. Sehingga aktifitas yang termasuk pariwisata, penelitian, pendidikan dan lain-lain, diatur ketentuan pemanfaatannya, sebagaimana tertuang di dalam peraturan Permen KP 30 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Kawasan Konservasi, bahwa kegiatan tersebut diperbolehkan dengan syarat tertentu.

“Nah salah satunya dengan terimplementasinya penerbitan karcis masuk atau tanda masuk, “tambah nya.

Lanjut Gita. Kegiatan sosialisasi di Kepulauan Anambas telah dilaksanakan sebanyak dua kali. Sebelumnya dilakukan sosialisasi di Tarempa Kecamatan Siantan pada bulan Februari 2024.

“Untuk jangka panjangnya tentu diharapkan terkait penerbitan karcis ini bisa ter Implementasi. Setiap orang yang melakukan aktivitas dapat tertib administrasi, supaya setiap aktifitas konservasi di Kepualauan Anambas bisa terpantau dengan baik. Jadi kita akan tahu kegiatan jenis apa saja yang dilaksanakan dan selain itu apakah lingkungannya tetap terjaga apa tidak semua akan terpantau,”pungkasnya.

Hadir dalam sosialisasi ini. Perwakilan Camat Jemaja , Perwakilan Lurah Letung, Perwakilan Posal Jemaja, Perwakilan Polsek Jemaja, Korwil DPPP Jemaja, Perwakilan Bandara Letung, Perwakilan Syahbandar Letung, Gusti Munandar (HPI Jemaja), Pokdarwis Genting Pulur, Perwakilan Pengelola Jemaja Island Resort, Perwakilan Wisma Miranti, Pengelola Penyu Jemaja Lestari, Pokdarwis Desa Landak dan Pokdarwis Batu Berapit. (Bg)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments