24.9 C
Indonesia
Minggu, Juni 14, 2026
HomeBerita KepriBerita AnambasBersama Media, Bupati Aneng dan Wabup Bayu Jelajahi Hutan Bukit Batu Tabir...

Bersama Media, Bupati Aneng dan Wabup Bayu Jelajahi Hutan Bukit Batu Tabir dan Saksikan Bunga Langka Rafflesia

Jurnalsidik.id, ANAMBAS – Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, bersama Wakil Bupati Raja Bayu Febri Gunadian dan sejumlah awak media melakukan pendakian ke kawasan hutan Bukit Batu Tabir, Desa Tarempa Selatan, Kecamatan Siantan, Minggu (14/6/2026). Kegiatan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung keberadaan bunga langka Rafflesia hasseltii yang tumbuh di kawasan hutan tersebut.

‎Pendakian yang berlangsung sejak pagi hari itu menjadi salah satu upaya memperkenalkan potensi wisata alam dan kekayaan keanekaragaman hayati yang dimiliki Kabupaten Kepulauan Anambas. Meski harus menempuh jalur hutan dengan medan yang cukup menantang, rombongan tampak antusias untuk menyaksikan secara langsung bunga yang dikenal sebagai salah satu bunga terbesar dan paling langka di dunia tersebut.

‎Di lokasi, terlihat beberapa kuntum Rafflesia hasseltii tumbuh dalam kondisi mekar sempurna. Keberadaannya menjadi daya tarik tersendiri karena bunga ini hanya dapat tumbuh pada habitat tertentu dan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk berkembang hingga mekar.

‎Bupati Aneng mengatakan bahwa kegiatan pendakian tersebut sengaja dilakukan untuk mengisi waktu luang di akhir pekan sekaligus mempromosikan potensi wisata alam yang dimiliki Anambas kepada masyarakat luas.

‎“Di hari Minggu ini kita mencoba mendaki Bukit Batu Tabir bersama Wakil Bupati dan rekan-rekan media untuk melihat langsung keberadaan Rafflesia hasseltii. Alhamdulillah, bunganya tumbuh dengan baik dan menjadi bukti bahwa Anambas memiliki kekayaan alam yang luar biasa,” ujar Aneng.

‎Menurutnya, keberadaan Rafflesia hasseltii di Bukit Batu Tabir merupakan aset berharga yang harus dijaga dan dilestarikan. Selain memiliki nilai ekologis yang tinggi, bunga tersebut juga berpotensi menjadi daya tarik wisata berbasis konservasi yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

‎“Ini merupakan kebanggaan bagi masyarakat Anambas. Tidak semua daerah memiliki bunga langka seperti ini. Jika hutan dan ekosistemnya tetap terjaga, maka ke depan kawasan ini bisa menjadi salah satu destinasi ekowisata unggulan yang mampu menarik wisatawan untuk datang ke Anambas,” katanya.

‎Lebih lanjut, Aneng mengajak seluruh masyarakat untuk ikut berperan dalam menjaga kelestarian lingkungan, khususnya habitat Rafflesia hasseltii. Ia menegaskan bahwa bunga tersebut tidak boleh dipetik, dirusak, maupun diganggu keberadaannya karena memiliki siklus pertumbuhan yang panjang dan sangat rentan terhadap perubahan lingkungan.

‎“Jangan hanya datang untuk berfoto lalu merusak lingkungan sekitarnya. Mari kita jaga bersama-sama. Rafflesia ini adalah warisan alam yang sangat berharga. Jika hilang, generasi mendatang mungkin tidak akan lagi memiliki kesempatan untuk melihatnya secara langsung,” tegasnya.

‎Menurut Aneng, pengembangan ekowisata berbasis konservasi dapat menjadi alternatif baru bagi sektor pariwisata Anambas yang selama ini lebih dikenal melalui wisata bahari dan keindahan lautnya.

‎“Selama ini Anambas dikenal dengan wisata baharinya yang indah. Namun kita juga memiliki potensi wisata hutan dan keanekaragaman hayati yang tidak kalah menarik. Ini harus kita kembangkan secara bijak tanpa merusak alamnya,” tambahnya.

‎Sementara itu, para awak media yang turut serta dalam pendakian mengaku terkesan dengan keberadaan Rafflesia hasseltii di Bukit Batu Tabir. Selain dapat melihat langsung bunga langka tersebut, mereka juga menikmati keindahan panorama alam dari ketinggian serta suasana hutan yang masih asri.

‎Kegiatan pendakian berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kebersamaan. Kehadiran Bupati, Wakil Bupati, dan insan pers diharapkan dapat meningkatkan publikasi serta memperkenalkan potensi ekowisata Anambas kepada masyarakat yang lebih luas, sehingga keberadaan Rafflesia hasseltii di Bukit Batu Tabir semakin dikenal sekaligus terlindungi keberlangsungannya. (BG) 

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments

error: Content is protected !!